Di tengah arus informasi yang semakin kompleks, jurnalis dituntut bekerja cepat tanpa kehilangan akurasi, kredibilitas, dan kepercayaan publik.
Program ini menjembatani adopsi teknologi dengan kapasitas dan kerangka etika yang aplikatif.
Program Kolaborasi 2026
Penguatan jurnalisme melalui pemanfaatan kecerdasan buatan yang etis, kritis, dan bertanggung jawab.
Mengapa program ini penting?
Di tengah arus informasi yang semakin kompleks, jurnalis dituntut bekerja cepat tanpa kehilangan akurasi, kredibilitas, dan kepercayaan publik.
Program ini menjembatani adopsi teknologi dengan kapasitas dan kerangka etika yang aplikatif.
Resiko
Peluang
Timeline Program
Preparation & Curriculum Development
Training of Trainer
Program Implementation
Program Implementation
Knowledge Sharing & Ecosystem Engagement
Skala, dampak, kompleksitas
Terciptanya modul AI for Journalism.
Peningkatan pemahaman risiko AI: misinformasi, deepfake, dan bias.
Penguatan praktik jurnalistik etis dan bertanggung jawab di era AI.
Terselenggaranya AI Innovation Conference sebagai ruang kolaborasi multipihak.
Terbangunnya ekosistem media yang adaptif terhadap AI.
Meningkatnya kualitas jurnalisme melalui pemanfaatan AI yang lebih akurat dan etis.
Topik Utama Modul
FAQ
Ya. Program ini terbuka bagi jurnalis dari berbagai jenis media, termasuk media komunitas, media disabilitas, media lokal, media nasional, dan platform media digital, selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Tidak. Seluruh rangkaian pelatihan dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Ya. Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai dan memenuhi ketentuan kehadiran akan memperoleh sertifikat keikutsertaan.
Let's collaborate
Melalui program ini, Alunjiva Indonesia berkomitmen memperkuat kapasitas jurnalis Indonesia dalam memanfaatkan AI secara etis, kritis, dan bertanggung jawab.